Seputar Umrah
Ini Dia Asal-usul Thawaf pada Haji dan Umroh
Niat dalam melaksanakan thawaf harus dilakukan tepat di starting point yakni Hajar Aswad, tidak boleh dilakukan sebelumnya maupun setelahnya. Thawaf hanya bisa dilakukan di Masjidil Haram, tempat ka'bah berada.Asal-usul Thawaf
Asal-usul Thawaf dimulai saat Allah hendak menjadikan manusia sebagai khalifah di bumi. Saat itu muncul "protes" dari para malaikat, yang diabadikan dalam surat Al Baqarah : 30, Allah berfirman, “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: ‘Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi’.Mereka berkata: ‘Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?’. Tuhan berfirman: ‘Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui’.”Baca Juga : Pentingnya Sikap Tawadhu Saat Melaksanakan Ibadah UmrohMendengar firman Allah tersebut, malaikat langsung bersujud karena takutnya mereka akan murka Allah. Kemudian, para malaikat memohon ampun, dengan bersujud dan menangis. Kemudian para malaikat melakukan thawaf dengan mengelilingi Arsy dalam waktu cukup lama.Kemudian, Allah memberikan rahmat-Nya, membuat Baitul Makmur di bawah Arsy. Malaikat lalu melakukan thawaf di baitul makmur. Sehari semalam, malaikat yang melakukan thawaf sebanyak 70.000.Selanjutnya, Allah menyuruh malaikat membuat tempat semacam Baitul Makmur di bumi. Kelak, tempat di bumi tersebut dikenal dengan nama Bakkah. Saat Nabi Adam diturunkan ke bumi, Allah menyuruhnya berjalan ke barat ke daerah bernama Bakkah.
Setelah melewati Syam, Nabi Adam sampai di Bakkah dan melakukan thawaf bersama malaikat. Proses ini dilanjutkan oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Mereka berthawaf di daerah Makkah bersama malaikat Jibril.Dahulu, belum ada ka'bah, hanya berupa tumpukan batu saja. Lalu, Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail membangun ka'bah, yang kini dijadikan tempat untuk thawaf saat haji dan umroh.Baca Juga : 10 Hal yang Harus Anda Persiapkan Sebelum UmrohSyarat Thawaf
Untuk melakukan thawaf, syarat-syarat berikut ini harus terpenuhi:- Suci dari hadats kecil dan besar
- Suci dari najis di badan dan pakaian
- Menutup aurat
- Dimulai dari Hajar Aswad, berakhir di Hajar Aswad
- Ka'bah harus di sebelah kiri badan saat melakukan thawaf
- Berjalan ke depan
- Dilakukan di dalam masjidil haram, namun di luar Ka'bah dan Hijr Ismail
- Dilakukan sebanyak 7 putaran penuh.
Sunnah Thawaf
Setelah syarat thawaf terpenuhi, berikut sunnah thawaf yang bisa Anda kerjakan:- Thawaf dengan berjalan kaki
- Memendekkan langkah
- Berjalan cepat atau raml di 3 putaran pertama
- Mencium/menyentuh hajar aswad
- Menyentuh rukun yamani
- Shalat sunnah 2 rakaat setelah selesai thawaf di belakang maqam ibrahim
Jenis Thawaf
- Thawaf Qudum
- Thawaf Ifadhah
- Thawaf Sunnah
- Thawaf Nadzar
- Thawaf Wada'