Seputar Umrah
Kapan Waktu Terbaik Berangkat Umroh?
Lalu, bagaimana trik memilih waktu terbaik berangkat umroh? Erahajj akan memandu Anda agar umroh Anda semakin nyaman dengan pemilihan waktu yang tepat untuk umroh. Yuk, simak artikelnya hingga habis.Baca Juga : Umroh Backpacker vs Travel, Pilih Mana?Kenali Musim di Timur Tengah
Makkah terletak di timur tengah, yang mana memiliki iklim gurun yang cukup ekstrim. Saat siang hari, cuaca begitu terik.Namun, di malam hari, suhu turun cukup dingin. Hal ini membuat Jamaah harus punya stamina dan daya tahan yang terjaga agar tidak jatuh sakit.Selain itu, ada 2 musim yang terjadi di Makkah yakni musim panas sekitar Maret hingga Agustus. Sedangkan musim dingin sekitar bulan September hingga Februari.Pada waktu musim panas, suhu di makkah bisa mencapai 45 derajat celcius. Sementara itu, pada musim dingin, suhunya bisa mencapai minus 3 derajat celcius.Anda bisa memilih bulan-bulan yang tidak terlalu panas atau terlalu dingin, untuk menghindari suhu ekstrim. Biasanya, jamaah umroh memilih di musim dingin, karena cuaca tidak terlalu panas dan lembab, sehingga bisa lebih konsentrasi beribadah.Baca Juga : Siti Hajar: Ketaatannya Diabadikan Lewat Sa'iMengincar Waktu Terbaik : Ramadhan
Waktu yang paling utama untuk melaksanakan umroh adalah pada bulan Ramadhan. Hal ini tentunya sudah jamak kita ketahui, bahwa setiap perbuatan baik yang dilakukan di bulan ramadhan, akan dilipat gandakan pahalanya. Apalagi umroh, amalan sunnah yang juga memiliki banyak keutamaan.
“Jika Ramadhan tiba, berumrohlah saat itu karena umroh Ramadhan senilai dengan haji.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Nah, apalagi sesuai dengan hadits Nabi di atas, pahala umroh di bulan ramadhan setara dengan haji lho! Siapa yang tak ingin mendapatkan reward yang luar biasa ini dari Allah SWT?
Oleh karena itu, Anda harus mempersiapkan diri untuk berumroh Ramadhan. Karena umroh di waktu yang banyak diincar ini biayanya bisa berkali-kali lipat dari umroh reguler. Tentu ini sepadan dengan apa yang kita dapatkan nantinya.
Sebaiknya, Anda memesan paket umroh Ramadhan di biro travel umroh Anda jauh-jauh hari. Sehingga Anda bisa berangkat umroh Ramadhan dengan lancar tanpa kendala.
Baca Juga : 5 Alasan Jamaah Umroh Membatalkan Perjalanan Umrohnya
Menjelang dan Sesaat Setelah Musim Haji, Suasana di Makkah Lengang
Waktu terbaik lainnya adalah menjelang dan seteleh musim haji. Logikanya, setelah usai musim umroh Ramadhan yakni bulan Syawal, jamaah yang melaksanakan umroh Ramadhan baru saja pulang ke tanah air, atau ke negaranya masing-masing. Maka, di bulan syawal, kondisi Makkah cukup lengang dan nyaman untuk beribadah umroh.Kemudian di bulan Dzulqo'dah, Anda juga masih bisa merasakan suasana sepi di Masjidil haram, karena yang akan berangkat haji belum sampai di Makkah.
Sebaliknya, setelah musim haji yakni di bulan Muharram, musim pertama umroh baru dibuka. Jamaah haji sudah meninggalkan Makkah, sehingga kondisinya cukup santai untuk melaksanakan umroh.Anda tidak perlu berdesak-desakan untuk melaksanakan rukun haji seperti thawaf dan sa'i. Untuk berdoa di tempat-tempat mustajab seperti Hijr Ismail, Maqam Ibrahim, Multazam, lalu mencium Hajar Aswad dan mengusap rukun Yamani, dapat Anda lakukan dengan leluasa.Baca Juga : Sekilas Sejarah Hijr Ismail yang Perlu Anda KetahuiWaktu Terbaik Berangkat Umroh Bulan Maret-Mei, Cuaca Bersahabat
Jika Anda ingin berumroh dengan kondisi cuaca yang bersahabat, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin, maka Anda bisa memilih bulan Maret hingga Mei. Meskipun sudah masuk musim panas, namun cuaca masih belum terlalu panas (hangat).
Kondisinya pun lengang, karena bukan termasuk musim umroh ramadhan yang jamaahnya membludak. Anda bisa melaksanakan umroh dengan nyaman karena udara sejuk, ditambah suasana yang cukup sepi.